Korban Kasus Rasisme Fans Chelsea Melapor Ke Polisi Terbaru Juni 2016

Seorang penumpang kereta yang dicegah masuk oleh sekumpulan suporter Chelsea yang mengumandangkan lagu bernada mengejek kulit hitam telah melaporkan kasus rasisme fans Chelsea tersebut ke polisi setempat.

rasisme-fans-chelsea

Pria berkulit hitam penumpang kereta Paris Metro bernama Souleymane S mengaku belum melihat rekaman video yang banyak dipublikasikan oleh media-media di Inggris, karena kehilangan ponselnya pada saat bertubrukan dengan fans Chelsea. Namun setelah diberikan tayangan video oleh Le Parisien, ayah tiga orang anak ini mengatakan telah mengontak organisasi anti rasisme Prancis dan melapor ke polisi.

Ia sendiri mengaku tidak memberitahukan hal ini kepada keluarganya. “Apa yang akan saya katakan kepada anak-anak saya? Bahwa ayahnya didorong keluar dari kereta karena ia berkulit hitam? Hal ini tentu tidak masuk akal.”

Warganegara Prancis asal Mauritania ini lahir di Paris, di wilayah Val-d’Oise di luar kota. Ia bekerja di sebuah perusahaan dekat stasiun Richelieu-Drouot yang menjadi lokasi tindak rasisme fans Chelsea. “Saya tadinya ingin masuk ke gerbong kereta namun sekelompo k suporter sepakbola asal Inggris menghalangi saya dan mendorong saya keluar. Saya ingin mendorong balik dan masuk ke dalam. Namun saya kehilangan ponsel saya. Mereka berbicara sesuatu dalam Bahasa Inggris namun saya tidak paham apa yang mereka katakan. Saya tidak berbicara Bahasa Inggris.”

“Saya paham bahwa mereka adalah suporter Chelsea dan berkaitan dengan pertandingan melawan PSG malam itu. Saya juga paham benar bahwa mereka menujukan aksinya kepada saya karena warna kulit saya,” ujar Souleymane.

“Anda tahu saya terbiasa hidup dengan rasisme, saya tidak terlalu terkejut dengan situasi yang terjadi malam itu, tidak peduli apakah hal itu pertama kali terjadi di metro Paris.”

Ia menambahkan, ia kemudian didatangi oleh seseorang yang memuji keberaniannya. Menurutnya kejadian tersebut berlangsung selama enam hingga tujuh menit. “Lalu petugas stasiun datang melerai untuk mencegah perkelahian. Namun tujuan mereka hanyalah supaya kereta bisa berjalan kembali. Tidak ada penumpang lain yang membantu saya, namun jika situasinya seperti itu, apa yang bisa orang lain lakukan? Kemudian saya menunggu kereta itu pergi dan menaiki kereta setelahnya.”

Ketika ditunjukkan sebuah rekaman oleh awak media Le Parisien, ia mengaku kaget tak menyangka hal itu ternyata difilmkan, dan hal ini memberinya keberanian untuk mengutarakan laporan ke polisi. “Rasisme fans Chelsea (Inggris) ini harus ditemukan, dihukum, dan dilarang keluar. Apa yang telah terjadi tidak boleh dibiarkan tidak terhukum.”

Korban Kasus Rasisme Fans Chelsea Melapor Ke Polisi | wahyuni | 4.5