Vonis Anas Urbaningrum 8 Tahun Penjara dan Gantung Monas? Terbaru Juni 2016

Hakim akhirnya memberikan vonis kepada Anas Urbaningrum. Vonis yang diberikan hakim ini lebih ringan dibanding tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. Anas di vonis 8 tahun penjara dan ganti rugi sekitar Rp 100 Milliar. Pertanyaannya, apakah vonis ini juga membuktikan kalau anas akan di gantung di monas sesuai sumpahnya kalau dia siap digantung kalau terkait kasus hambalang? Mari simak ulasannya berikut ini.

 

Hakim Memutuskan Anas Urbaningrum Di Vonis 8 Tahun Penjara Dan Ganti Rugi

Anas Urbaningrum Di Vonis Hakim 8 Tahun Penjara

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kepada Anas

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Anas terkait tindak pidana pencucian uang dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider lima bulan kurungan. JPU juga menuntut kepada mantan ketua demokrat dan mantan ketua HMI ini untuk membayar ganti rugi negara. Jumlah uang yang harus diganti senilai Rp 94,180,050,000 dan $ 5,261,070. Tuntutan lainnya, hak politik Anas diminta untuk dicabut.

 

Putusan Vonis Hakim

Dari semua tuntutan yang diajukan oleh JPU, tidak semuanya dikabulkan. Tuntutan penghapusan hak politik tidak di amini oleh hakim, jadi anas masih bebas berpolitik nanti kalau sudah keluar dari penjara.

Hakim menjatuhkan vonis kepada Anas Urbaningrum dengan ganjaran penjara 8 tahun penjara dan denda 300 juta subsider 3 bulan penjara. Selain itu, mantan anggota DPR RI ini juga diminta untuk membayar ganti rugi senilai Rp 57,590,330,580 dan $ 5,261,070. Jika di rupiahkan, denda ini berjumlah total sekitar Rp 100an Milliar.

 

Hukuman Gantung di Monas.

Yang menarik dari kasus Anas Urbaningrum ini adalah pernyataannya yang siap digantung di monas jika anas terlibat kasus korupsi hambalang. Dan saat ditanyai perihal ini, anas menjawab bahwa dirinya sama sekali tidak terbukti terlibat kasus hambalang. Sementara pernyataan hukuman gantung di monas dulu terlontar untuk sangkut paut kasus hambalang. Sehingga dia tidak akan di gantung di monas.

Baca juga

 

Banding

Yang terdengar santer akan melakukan banding adalah KPK. Bambang Widjojanto, salah satu ketua KPK, menyatakan bahwa pimpinan KPK pasti akan mengajukan Banding. Ini terkait dengan tidak dikabulkannya tuntutan penghapusan hak politik. Bambang menambahkan, kasus pencucian uang yang dilakukan anas sangat mencengangkan. Jika melihat profil anas yang hanya sebagai anggota DPR dalam beberapa periode mulai tingkat daerah sampai pusat, Anas memiliki harta yang sangat kontras dengan profil pekerjaannya.

 

Anas Urbaningrum sendiri belum ada kabar apakah akan mengajukan banding seperti KPK atau tidak. Hanya saja, para pendukung dan loyalis anas menyatakan kegembiraannya karena hak politiknya tidak dihapuskan. Itu artinya PPI yang didirikan saat dirinya dilempar keluar oleh Demokrat bisa digunakan sebagai kendaraan politik suatu saat nanti.

Vonis Anas Urbaningrum 8 Tahun Penjara dan Gantung Monas? | author | 4.5