Tweeps Australia Ramai-Ramai Serukan Boikot Bali Terbaru Juni 2016

Terkait dengan ditetapkannya rencana eksekusi mati duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, para pengguna Twitter di Australia kini ramai-ramai menyerukan untuk boikot Bali dengan tagar #boycottbali.

papan-boikot-bali

Jika dipantau lebih lanjut, hashtag atau tagar #boycottbali ini begitu meluas di negeri Kanguru. Ada yang begitu radikan hingga menjelek-jelekkan Indonesia. Akun @gpol03 misalnya, mengatakan bahwa tidak akan ada warga Australia yang sudi berkunjung ke negara barbar seperti Indonesia. Namun akun ini kemungkinan tidak terlalu aktif karena hanya memiliki 17 pengikut.

Ruth Wykes, penulis novel kondang asal Australia mengatakan dirinya sangat menyukai Bali, namun perasaannya akan berubah jika eksekusi (mati) ini tetap dilakukan. Lalu ada tweet dari Ben Quilty, seorang inisiator LSM Mercy Campaign di Australia yang menautkan akun @jokowi_do2 dan menyatakan bahwa jika Anda (Jokowi) membunuh warga Australia, maka kami akan melakukan boikot Bali.

Akun @craig_julie69 yang mengaku membuka usaha di Bali mengatakan bahwa ia akan menjual usahanya tersebut jika kedua terpidana tetap dieksekusi mati. Akun yang diketahui dimiliki oleh Julie McIvor, seorang warga Australia yang mengklaim dirinya memiliki usaha penginapan yang memperkerjakan warga Bali lokal.

Namun ada pula yang menganggap seruan ini sebagai hal yang konyol, meski tetap mengkritik putusan eksekusi mati tersebut. Guy Mosel yang memiliki akun @guymosel menuding orang-orang yang menyerukan #boycottbali ini adalah orang-orang yang belum pernah mengenal atau bahkan mengunjungi Bali sama sekali. “Tagar #boycottbali dimulai oleh orang-orang yang tidak pernah ke Bali karena mereka kampungan,” demikian tulis akun ini.

Sedangkan akun @IanWPeter mengatakan bahwa pengguna jejaring sosial Australia tidak harus sampai memboikot Bali. “Mengapa penduduk yang tak berdosa yang harus menderita akibat perbuatan pemimpin mereka yang kolonialis,” ujar akun ini.

Lalu ada akun @zenintechs yang mengaku tidak habis pikir dengan seruan boikot Bali ini. “Mengapa dua orang kriminal begitu penting bagi Australia? Apakah Australia tidak mempunyai orang yang lebih pantas untuk dibela?” ujar akun bernama Halim Englen ini.

Tweeps Australia Ramai-Ramai Serukan Boikot Bali | wahyuni | 4.5