Ridwan Kamil Melaporkan @kemalsept Menghina Kota Bandung Terbaru Juni 2016

Kasus penghinaan terhadap sebuah kota kini muncul kembali yang dilakukan oleh @kemalsept yang menghina kota Bandung. Sebelumnya, ramai dibicarakan kasus Florence Sihombing yang menghina kota Yogyakarta dan Sultan Yogya. Florence sendiri sempat dipenjara dan kini sudah ditangguhkan. Sementara @kemalsept yang menghina kota Bandung dengan kata-kata yang lebih kasar lagi, kini sedang dilaporkan ke polisi oleh Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung. Siapa dan apa motif penghinaan ini? Bagaimana kronologis ceritanya?

@kemalsept Menghina Kota Bandung Dengan Kata-Kata Yang Lebih Kasar Dari Florence

@kemalsept Menghina Bandung

Kronologis Penghinaan oleh @kemalsept

Jumat Malam 5/9/2014 waktu 18.50 tiba-tiba akun twitter @kemalsept menerbitkan 4 cuitan yang menghina kota Bandung sebagai kota yang penuh pelacur. Cuitan ini di publish dalam waktu yang relatif dekat. Selain itu, @kemalsept juga mencuit sebuah status dengan menyebut Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, sebagai kunyuk.

Berikut transkrip cuitan @kemalsept yang cukup parah.

 Twitter  @kemalsept

Reaksi Ridwan Kamil

Sesaat setelah mengetahui cuitan dari @kemalsept, Ridwan Kamil yang merasa bertanggung jawab atas kenyamanan warga dan nama baik kota Bandung langsung mengambil screenshot status @kemalsept dan mengupload di akun resmi twitternya sembari menuliskan bahwa @kemalsept akan dilaporkan ke polisi terkait penghinaan dan pelanggaran Pasal 27 UU No 11 Tahun 2008.

UU No 11 Tahun 2008 Pasal 27 terkait dengan Pasal 45(1) KUHP. Isinya adalah setiap orang akan dipidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda sebanyak 1 Milliar jika dengan sengaja melakukan penghinaan yang melanggar kesusilaan.

Warga Bandung sendiri juga turut prihatin dan membully @kemalsept. Bahkan beberapa ada yang menyamakannya dengan Florence. Nasib Florence sendiri saat ini selain mendapatkan penangguhan penahanan, juga sudah meminta maaf dan dimaafkan oleh Sultan Yogyakarta.

Siapa @kemalsept?

Banyak yang mengira bahwa dibalik akun twitter @kemalsept adalah seorang mahasiswa di perguruan tinggi negeri UPI Universitas Pendidikan Indonesia yang ada di kota Bandung. Inisial namanya adalah KS yang belajar di jurusan Ilmu Komputer angkatan 2011.

Sayangnya, kabar ini tidak di akui oleh akun @infoUPI. Akun ini menyebut tidak mengakui @kemalsept sebagai warga UPI. @infoUPI juga menyatakan bahwa tidak ada mahasiswa angkatan 2011 yang berinisial KS. Memang ada yang bernama kemal dari jurusan lain, tapi bukan dia pelakunya.

Lihat juga :

UPI Mempersilakan Untuk Diproses

Berbeda dengan UGM yang memberikan bantuan dan dukungan moril kepada Florence, pihak UPI menyatakan sama sekali tidak ikut campur. UPI tidak bertanggung jawab terhadap tindakan @kemalsept. UPI juga mempersilakan kepada Ridwan Kamil untuk memproses laporan penghinaan ini kepada pihak yang berwajib. Jika diminta membantu, UPI siap membantu tapi harus sesuai prosedur karena UPI adalah lembaga.

Kasus @kemalsept yang menghina Bandung ini semoga saja bisa cepat terselesaikan. Apakah @kemalsept berbuat seperti ini karena menganggap kasus serupa yang dialami Florence terlalu kecil hukumannya sehingga tidak memiliki efek jera? Siapa yang tahu. Bisa jadi bukan karena ini, melainkan ada motif sendiri yang sengaja dilancarkan karena sedang sakit hati.

Ridwan Kamil Melaporkan @kemalsept Menghina Kota Bandung | author | 4.5