Penghina Jokowi Dapatkan Penangguhan Penahanan Terbaru Juni 2016

Kasus yang membelit penghina Jokowi yang berinisial MA masuk ke babak baru. Setelah sebelumnya dia ditangkap oleh pihak kepolisian karena telah melakukan penghinaan kepada Jokowi, sekarang dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Jokowi sendiri. Apa benar Jokowi minta penghinanya ditangguhkan penahanannya? Ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

 

Dukungan untuk Penghina Jokowi mengalir

Penghina Jokowi Dapatkan Penangguhan Penahanan

Penangkapan yang dramatis

MA merupakan seorang lelaki yang menjadi tulang punggung keluarganya. Pria berusia 24 tahun ini menjalani pekerjaan sebagai pembantu di salah satu rumah makan sate. Sebagai seorang penusuk sate dan pengipasnya, Arsyad mendapatkan uang dan membantu kebutuhan keluarganya. Pria ini lahir dari seorang ayah bernama Syarifudin dan Ibu bernama Mursidah. Saat ditangkap, sang ibu, Mursidah histeris dan berteriak-teriak. Dia memohonkan ampun untuk anaknya yang menyebarkan foto hasil edit di akun facebooknya. Penghinaan Jokowi yang dilakukan anaknya memang tidak dipahami oleh Mursidah. Namun yang pasti, anaknya merupakan seorang anak yang membantu kebutuhan keluarga. Ketika anak tersebut ditangkap, kebutuhan keluargalah yang  akan tersendat.

 

Dukungan dari Fadli Zon

Salah satu tokoh Indonesia yang terlihat vokal dalam menyatakan dukungan kepada MA adalah Fadli Zon. Wakil ketua umum partai Gerindra ini menyatakan bahwa tindakan polisi sangat berlebihan dan bisa menjadi ajang cari muka di depan presiden yang baru saja dilantik. Bahkan, Fadli Zon juga sempat mengunjungi rumah penghina Jokowi dan bertemu dengan kedua orang tuanya. Fadli Zon pun mengajak kedua orang tua MA untuk datang ke kepolisian dan menanyakan tentang penangkapan dan penangguhan penahanan anaknya. Fadli Zon sempat mengungkapkan kalau hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

 

Tepatnya, pada tanggal 30 Oktober 2014 lalu, pada hari Kamis lalu, Mursidah datang ke kepolisian untuk memohonkan penangguhan penahanan untuk anaknya Arsyad. Mursidah juga mengatakan kalau anaknya itu tidak mengerti apa-apa tentang penghinaan tersebut.

 

Dukungan dari Jokowi dan Menkumham

Menkum dan HAM kabinet Kerja, Yosanna Laoly menyatakan kalau penangkapan Muhammad Arsyad ini sangat disayangkan. Menurut Yosanna Laoly, seharusnya kepolisian tidak bertindak berlebihan dengan adanya penghinaan ini. Yosanna Laoly juga mengaku prihatin dengan apa yang terjadi dengan Muhammad Arsyad.

Lihat juga :

 

Selain Menkum dan HAM, Jokowi sendiri yang sudah diperiksa sebagai saksi korban dikabarkan sudah memaafkan dan juga meminta penangguhan penahanan atas MA. Namun demikian, saat ditanyakan tentang kasus ini kepada kapolri, jawabannya adalah semua hal bersangkutan dengan MA sudah menjadi kewenangan dari penyidik. Jadi mungkin, apa yang dikatakan oleh wakil presiden Jusuf Kalla memang benar. Bahwa proses hukum akan tetap berjalan meskipun tersangkanya berasal dari golongan rendah maupun tinggi.

 

Terlepas dari dukungan yang disampaikan untuk penghina Jokowi, lelaki yang sempat depresi karena ditangkap ini dipastikan akan mendapatkan hak penangguhan penahanannya pada tanggal 3 November 2014 mendatang.

Penghina Jokowi Dapatkan Penangguhan Penahanan | author | 4.5