Pengamat: Jokowi Bertemu Prabowo Untuk Menambah Tenaga Terbaru Juni 2016

Arie Sudjito, pengamat politik dan akademisi Universitas Gadjah Mada, mengatakan bahwa kesempatan Jokowi bertemu Prabowo bukanlah bermakna nihil. Ia menganggap langkah ini sebagai pergerakan strategis dari sang Presiden untuk mengurangi tekanan dari PDI Perjuangan dan Koalisi Indonesia Hebat yang bersikeras agar Jokowi melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

jokowi-bertemu-prabowo

Arie menilai Jokowi sedang kebingungan dalam mengikuti kehendak Koalisi Indonesia Hebat atau menuruti suara rakyat populer. Jika ia mengikuti partai, maka publik akan menentangnya. Sebaliknya, jika ia mengikuti opini publik, maka koalisi akan menentang langkahnya. Untuk itulah Jokowi butuh dukungan lebih.

Menurut Arie, Jokowi membutuhkan kekuatan dari keduanya, baik partai maupun rakyat. Jika suara rakyat tidak dapat ditawar lagi, maka dukungan kepartaian akhirnya harus dilebarkan hingga akhirnya harus menemui sang pemimpin koalisi partai oposisi, yakni Prabowo Subianto.

“Kalau Jokowi hanya mengandalkan dukungan rakyat, ia tidak kuat, makanya dia pakai kekuatan (melobi oposisi) itu. Itu akan untuk menambah ‘energi’ Jokowi,” tungkas Arie.

Ia pun yakin bahwa strategi ini akan mampu mengurangi tekanan dari partai pendukung Jokowi. Koalisi Indonesia Hebat menurutnya akan semakin tertekan dan terpaksa menghitung untung rugi karena telah berseberangan dengan Presiden dan kehendak rakyat banyak. “Mereka akan berpikir realistis untuk menyelamatkan reputasi partai, atau tetap memaksakan pencalonan Budi Gunawan dengan konsekuensinya, reputasi partai akan jatuh,” ujar Arie.

Seperti diketahui, Jokowi bertemu Prabowo tepat seusai mengumpulkan para bupati dan walikota dari seluruh wilayah Indonesia bagian timur. Meski pertemuan keduanya tidak berlangsung begitu lama, hanya sekitar satu jam, namun situasi ini sendiri memunculkan banyak pergunjingan dan analisa pakar politik.

Seusai pertemuan, Prabowo yang langsung dicecar pertanyaan dari wartawan menjelaskan bahwa dalam pertemuan singkat tersebut, ia sejatinya membalas kunjungan Jokowi ke kediamannya sebelum dilantik. “Waktu mau dilantik, beliau kunjungi saya. Bagi orang Timur mengerti tata krama, saya mohon untuk diterima beliau di kediaman resmi beliau,” ujar Prabowo.

Prabowo hanya menerangkan bahwa ia melaporkan kepada Presiden bahwa ia kini terpilih sebagai Federasi Pencak Silat Dunia dan menginginkan Jokowi sebagai pendekar pencak silat utama Indonesia. “Tradisi kita selama ini adalah dengan menempatkan setiap presiden sebagai pendekar utama pencak silat Indonesia. Beliau akan terima pengangkatan pendekar pencak silat Indonesia,” kata Prabowo.

Namun dalam kesempatan Jokowi bertemu Prabowo, ia juga ditanya mengenai polemik pengangkatan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Menurutnya hal itu adalah hak prerogatif Presiden semata dan ia tidak ingin ikut campur di dalamnya. Namun Prabowo menegaskan bahwa ia dan Koalisi Merah Putih akan mendukung penuh semua kebijakan Jokowi.

Pengamat: Jokowi Bertemu Prabowo Untuk Menambah Tenaga | wahyuni | 4.5