Kompolnas Akan Serahkan Nama 9 Calon Kapolri Setelah Polemik Usai Terbaru Juni 2016

Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) dikabarkan akan menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo tambahan sembilan nama Calon Kapolri yang siap bersaing dalam bursa pucuk pimpinan tertinggi aparat penegak hukum di Indonesia.

kompolnas-usulkan-nama-calon-kapolri

Pasca pemberhentian Jenderal (Pol) Sutarman, Kompolnas telah menyusun delapan nama alternatif selain Komjen Budi Gunawan, yakni Komjen Badrodin Haiti, Komjen Dwi Prayitno, Komjen Suhardi Alius, Komjen Putut Eko Bayu Seno, Komjen Djoko Mukti Haryono, Komjen Anang Iskandar, Komjen Usman Nasution, dan Komjen Boy Salamudin.

Budi Waseso, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) yang akhir-akhir ini juga tak luput dari polemik antara Polri dan KPK, juga diperhitungkan akan berkesempatan maju ke bursa Calon Kapolri ini. Budi yang saat ini memegang bintang dua harusnya akan segera naik menjadi Komjen (bintang tiga) sesuai ketentuan karena dirinya menjabat Kabareskrim.

Anggota Kompolnas, Safriyadi mengatakan daftar kandidat ini masih fleksibel dan masih akan berkembang ke depannya. “”Karena ada jabatan bintang tiga yang masih lowong dan ada posisi bintang tiga yang diisi oleh bintang dua (Budi Waseso, red.). Nama-namanya masih akan berkembang,” ujar Safriyadi.

Mengenai kesempatan Budi Waseso, Safriyadi mengatakan jabatan Kabareskrim seharusnya diisi oleh jenderal bintang tiga, sehingga Budi hanya tinggal menunggu hingga naik satu bintang. Secara otomatis, Budi Waseso juga berkesempatan menjadi Calon Kapolri. “Apalagi dia angkatan 1984,” kata Safriyadi.

Nama-nama ini juga kemungkinan akan diverifikasi terlebih dahulu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Safriyadi mengaku bahwa meskipun pada beberapa kesempatan yang lalu KPK dan PPATK belum merespon upaya Kompolnas untuk membantu mereka menelusuri rekam jejak seluruh jenderal yang bersaing dalam bursa Calon Kapolri ini, namun pihaknya akan tetap mencoba berkoordinasi dengan KPK dan PPATK.

Kompolnas sendiri mengaku belum akan menyerahkan nama-nama ini secara resmi kepada Presiden sebelum kasus praperadilan KPK selesai dan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri dibatalkan. Namun seperti diketahui, Komjen Budi Gunawan telah mempraperadilankan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai “serangan balasan” atas status tersangka yang telah ditetapkan lembaga anti rasuah tersebut atas dirinya, sehingga menambah panjang polemik diantara Polri dan KPK. Presiden Jokowi sendiri memilih untuk menunda pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri sembari menunggu kepastian hukum yang bersangkutan di KPK.

Kompolnas Akan Serahkan Nama 9 Calon Kapolri Setelah Polemik Usai | wahyuni | 4.5