Kisah Paskibraka Nusantara: Rok Melorot Dan Bendera Setengah Tiang Terbaru Juni 2016

Ada banyak kisah unik yang dialami oleh Paskibraka nusantara pada perayaan HUT RI ke 69 kemarin. Di samping kisah kebanggaan karena berhasil mengibarkan bendera merah putih secara sempurna juga ada kisah negatif yang seharusnya tidak terjadi. Kami merangkum semua berita yang beredar di berbagai media untuk disajikan kepada pembaca kisah suka duka Pasukan pengibar bendera pusaka ini dalam sajian artikel edisi 18 Agustus 2014.

Suka Duka Kisah Paskibraka Indonesia

Suka Duka Kisah Paskibraka Indonesia

Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Pengibaran bendera merah putih yang terjadi di Provinsi Gorontalo Sulawesi Selatan cukup menarik perhatian para peserta upacara. Pada saat proses pengibaran bendera yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia raya petugas hanya mampu mengibarkan bendera setengah tiang, tidak sampai ke puncak. Atas kejadian ini, para petugas akhirnya menurunkan kembali dan melipatnya. Selanjutnya mereka mengibarkan kembali dengan harapan bisa sampai ke puncak tanpa iringan lagu Indonesia Raya. Proses yang kedua ini ternyata masih sia-sia. Bendera tetap saja hanya sampai ke setengah tiang. Penyebabnya ditengarai karena ada yang mengganjal tali untuk sampai atas.

Insiden serupa juga terjadi di Provinsi Padang. Petugas pengibar bendera pada saat hari kemerdekaan Indonesia hanya bisa mengibarkan bendera setengah tiang saat diiringi lagu kebangsaan. Namun, mereka tidak menurunkan melainkan tetap mengibarkan bendera seperti itu karena tali terlilit dan susah ditarik. Setelah iringan lagu selesai. Dua anggota senior Paskibraka dan anggota TNI akhirnya meminta izin kepada Inspektur upacara untuk membenahi Bendera. Mereka menurunkan dan menaikkan kembali dengan sukses tanpa iringan lagu kebangsaan.

2 insiden ini jelas terjadi di luar protokol yang ada. Anggota Paskibraka sudah melakukan tugas dengan baik dan benar. Hanya saja kondisi angin dan tali yang memang tidak bersahabat sehingga proses kenaikan bendera terganggu.

Tragedi Rok Melorot

Salah satu anggota Paskibraka yang ada di Medan mengalami hal yang tidak mengenakan. Seusai mengibarkan bendera dan saat pasukan hendak kembali, salah satu anggota perempuan terlihat memegangi rok dengan tangan sambil tetap berjalan. Stocking putih yang dikenakan juga sudah terlihat dengan sangat jelas. Para peserta upacara akhirnya sadar bahwa anggota ini roknya sadar.

 Beruntung tidak sampai lepas. Sesampainya di tempat, beberapa pembina tim langsung membawa anggota ini ke toilet. Mereka memeriksa dan membenahi roknya. Setelah diperiksa, ternyata kip rok tidak terpasang dengan tepat sehingga terlepas. Padahal insiden serupa pernah terjadi saat pengukuhan anggota Paskibraka di rumah Gubernur Sumatra Utara.

Kabar Gembira

Selain dua kabar ini, ada juga kabar gembira dan riang karena sukses mengibarkan bendera tanpa ada hambatan dan gangguan teknis. Seperti yang ada Paskibraka nasional. Mereka sukses saat proses menaikkan dan menurunkan bendera pusaka.

Kisah Paskibraka Nusantara: Rok Melorot Dan Bendera Setengah Tiang | author | 4.5