Hari Perempuan Internasional Jatuh pada 8 Maret Terbaru Juni 2016

Hari Minggu (08/03) menjadi harinya kaum hawa. Dimana tanggal 3 Maret menjadi perayaan para perempuan di seluruh dunia yang diperingati dengan nama International Women’s Day.

Hari Perempuan Internaional Jatuh pada 8 Maret
hari perempuan internasional

Hari yang menjadi momen para perempuan untuk mengungkapkan prestasinya karena penerimaan yang baik dari masyarakat. Mungkin hari perempuan sedunia ini adalah hari kartini yang lebih besar. Para perempuan, tak hanya kaum hawa di Indonesia, melainkan seluruh warga dunia memperingatinya dalam berbagai bidang, utamanya politik, ekonomi, dan sosial.

Melihat sejarah terjadinya hari perempuan ini sebenarnya sungguh ironis. Lahir akibat dari tragedi kekerasan yang terjadi di abad 19. Muncul dengan nama feminisme di New York, AS. Titik nol dari gerakan tersebut terjadi pada tangal 8 Maret 57.

Dimana para persatuan buruh dan pabrik garmen berdemonstrasi karena merasa adanya diskriminasi dari sikap perusahaan terhadap perempuan dan laki-laki serta tingkat gaji yang berbeda diantara buruh laki-laki dan perempuan.

Unjuk rasa tersebut tidak berjalan damai, para aparat berwajib menghadang demonstran dengan tindak represif.

Selain adanya unjuk rasa, banyak tragedi lain mengenai permasalahan perempuan. Misalnya pada tragedi kebakaran pada tanggal 25 Maret 1911 di salah satu Pabrik. Dimana dalam peristiwa tersebut menimbulkan 123 orang buruh perempuan tewas dari total 146 yang tewas.

Hari perempuan internasional sempat hilang di tahun 1920-an. Namun, berkat PBB pada tahun 70-an tepatnya pada tanggal 8 Maret menjadi hari perempuan sedunia.

Baca : Diantara Ahok dan Haji Lulung

Hari Perempuan Internasional Jatuh pada 8 Maret | dewi larasati | 4.5