Beberapa Imbas Harga BBM Naik Jadi Rp 8.500 Terbaru Juni 2016

Harga BBM naik mulai pada tanggal 18 November 2014, hari ini. Kenaikan BBM ini mencapai Rp 2.000,- Jika sebelumnya, bensin dibanderol dengan harga Rp 6.500, sekarang menjadi Rp 8.500,-. Sementara Rp 5.500 yang dibanderol untuk solar, kini telah naik menjadi Rp 7.500 rupiah. Kenaikan ini pun menuai banyak komentar dan respons dari masyarakat dan pasar. Ada yang mendukung, namun ada juga yang sampai bertindak anarkis untuk menolak kenaikan harga BBM ini. Sebenarnya, dipakai untuk apa saja kenaikan harga BBM ini? Dan apa saja imbas atau respons yang terjadi dari kenaikan harga BBM ini?

 

Rupiah Menguat dan Demo Anarkis Menjadi Respons Harga BBM Naik

Beberapa Imbas Harga BBM Naik Jadi Rp 8.500

Banyak sekali respons yang terjadi setelah Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM pada 17 November 2014 kemarin. Beberapa di antara responsnya adalah sebagai berikut;

 

Rupiah Menguat

Setelah sempat melemah saat dibuka di pagi hari, pasar saham ditutup dengan kondisi rupiah yang menguat. Kondisi ini jelas baik untuk perekonomian Indonesia. Sesuai dengan perkiraan para pakar ekonomi mengenai imbas dari kenaikan harga BBM. Di mana saat isu kenaikan harga BBM hingga Rp 3.000 beberapa waktu lalu disinyalir akan meningkatkan nilai mata uang rupiah sehingga posisinya menguat. Meski kenaikannya tidak samai Rp 3.000,- atau hanya Rp 2.000,-, posisi rupiah yang menguat menjadi kabar baik yang tidak bisa diremehkan.

 

Demo anarkis

Sejak pagi tadi, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Makassar melakukan demo penolakan kenaikan harga BBM ini. Aksi anarkis mereka bahkan terjadi hingga malam hari. Aksi yang dilakukan itu belum berhenti sama sekali meskipun pihak kepolisian sudah mengamankan dan menggunakan watercanon. Bahkan, kendaraan bermotor juga ikut dibakar dalam demo anarkis penolakan harga BBM naik ini.

Lihat juga:

 

Dialihkan kepada apa saja kenaikan harga BBM ini?

Menurut presiden, kenaikan harga BBM ini nantinya akan dialihkan untuk pelayanan kepada masyarakat. Yakni untuk membuat 3 kartu sakti yang selalu digaungkan oleh Presiden Ketujuh ini. Yakni Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. Senada dengan apa yang disampaikan Joko Widodo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional juga mengungkapkan hal yang sama. Andrinof Chaniago menambahkan bahwa kompensasi kenaikan harga BBM ini akan dialihkan ke hal-hal yang berguna untuk rakyat dan bisa dilihat nanti. Beberapa kompensasinya adalah;

  1. Perbaikan dan pembangunan irigasi atau pengairan
  2. Target swasembada beras dalam 2 tahun ke depan
  3. Pembangunan pembangkit listrik
  4. Pembangunan jalan baru
  5. Pembiayaan program kelautan

Intinya, kenaikan harga BBM ini ditujukan untuk produktivitas masyarakat. Maksudnya, masyarakat yang tadinya konsumtif diharapkan lebih bisa produktif lagi.

 

Apa kata masyarakat?

Respons dari masyarakat sangat beragam, mulai yang menolak, menerima, dan biasa-biasa saja. Ada yang mengatakan kalau dengan kenaikan harga BBM ini inflasi akan naik dan nilai tabungan yang sekarang dikumpulkan akan semakin kecil. Ada juga yang berharap bahwa dengan harga BBM naik ini, pemerintah benar-benar melakukan janjinya untuk melaksanakan pengalihan subsidi tersebut untuk rakyat. Seperti dengan adanya BLT yang pernah ada di masa pemerintahan SBY.

Beberapa Imbas Harga BBM Naik Jadi Rp 8.500 | author | 4.5