Rahasia Sukses Cara Budidaya Cabe Rawit yang Benar Terbaru Juni 2016

Cara budidaya cabe rawit tentu sangat menggiurkan apalagi saat harga cabe ini pedas sepedas rasa cabenya. Cabe menjadi bumbu dapur yang wajib ada di dapur orang Indonesia. Pasalnya, sebagian besar orang Indonesia menyukai rasa pedas dari masakan. Pun mereka yang tidak suka dengan rasa pedas tetap membutuhkan cabe ini sebagai pelengkap masakan. Artinya, cabe tetap dibutuhkan oleh setiap keluarga baik dalam jumlah kecil maupun besar. Maka dari itu, membudidayakan cabe tidak akan membuat kita rugi, justru malah untung. Nah, untuk membudidayakan tumbuhan hijau dengan hasil panen yg dilakukan secara bertahap ini, Anda bisa mengikuti ulasannya dalam langkah budidaya cabe rawit yg akan kami sajikan.

 

Berikut adalah cara budidaya cabe rawit beserta tips sukses menanamnya

 

Rahasia Sukses dan Cara Budidaya Cabe Rawit yang Benar

Membuat bibit

Langkah pertama yg pasti harus Anda lalui adalah membuat bibit cabe rawit. Bibit rawit sendiri berasal dari biji cabe jenis rawit yg sudah tua. Biasanya diambil saat panen keempat hingga keenam. Hal pertama yg tidak kalah penting dalam pembuatan bibit adalah bagaimana Anda memilih biji cabe jenis rawit dari tumbuhan yg sehat juga unggul. Kemudian, Anda bisa merendam biji tersebut di dalam air. Biji yg ada di bagian bawah (di dasar) merupakan biji yg baik. Sementara biji yg terapung atau melayang di air harus dibuang karena bukan bibit yg baik. Setelah didapatkan bibit yg baik, keringkan bibit tersebut hingga benar-benar kering (di bawah panas matahari).

 

Penebaran bibit

Kemudian, dalam tips budidaya cabe jenis rawit berikut Anda bisa menyiapkan lahan bedengan khusus yg sudah lengkap dengan pupuk untuk menebarkan biji cabe rawit tersebut. Penebaran bibit rawit bisa dilakukan secara langsung (acak), maupun secara baris serta berkelompok. Kemudian, Anda bisa menunggu selama 1 bulan sambil terus memelihara serta mengikuti pertumbuhan bibit di bedengan tersebut. Air menjadi kebutuhan bibit cabe rawit tersebut.

 

Penanaman

Ketika sudah 1 bulan, Anda bisa menanam bibit tersebut di lahan yg lebih luas. Disarankan untuk menanamnya saat sore hari atau pagi hari saja. Tujuannya adalah agar tanaman cabe tidak layu saat ditanam. Namun perlu diingat bahwa tidak semua bibit yg Anda tanam tadi bisa dipindahkan ke lahan yg lebih luas, Anda harus mendahulukan yg terbaik dengan batang yg baik serta kondisi yg sehat.

Pemeliharaan tanaman

Saat sudah dipindahkan atau ditanam di lokasi yg lebih luas, Anda perlu melakukan cara serta langkah selanjutnya, yakni pemeliharaan. Pemeliharaan rawit bisa dilakukan dengan memperhatikan pupuknya, menyiramnya, serta menyianginya. Baca juga ulasan menarik tentang budidaya ikan gabus.

 

Agar terhindar dari hama serta penyakit

Dalam pemeliharaan, Anda bisa jadi akan menemukan hama juga penyakit yg menyerang tanaman tersebut. Nah, jika hal tersebut terjadi, sebaiknya pisahkan tanaman yg terserang berat. Kumpulkan lalu kemudian dibakar saja.

 

Siap panen

Saat panen, usahakan kita memperhatikan bunga dari cabe jenis rawit. Jangan sampai tidak sengaja mematahkan bunga cabe rawit. Sebab bunga inilah nantinya yg akan kita panen di masa panen selanjutnya, baik saat masih hijau maupun saat merah.

Demikian informasi bisnis rumahan tentang cara mudah budidaya tanaman cabe jenis rawit. Semoga bisa membantu langkah tani kita semua.

Rahasia Sukses Cara Budidaya Cabe Rawit yang Benar | author | 4.5