Cara Ternak Semut Rangrang dan 3 Media yang Digunakan Terbaru Juni 2016

Cara ternak semut rangrang pada dasarnya mirip dengan budidaya kroto yang sudah kami bahas dalam beberapa waktu lalu. Ternak semut rangrang bisa menjadi pilihan Anda sebagai salah satu pekerjaan sampingan maupun pekerjaan utama. Hal ini karena ternak rangrang sangat menguntungkan, dengan modal yang sangat kecil, Anda bisa menjual hasil ternak Anda dengan harga yang sangat mahal. Apalagi, kebutuhan akan rangrang sangat banyak dan cenderung meningkat.

Ikuti langkah dan cara ternak semut rangrang ini agar bisa sukses dan untung

Cara Ternak Semut Rangrang dan 3 Media yang Digunakan

Budidaya semut rangrang

Ini dia langkah untuk membudidayakan semut rangrang yang bisa Anda lakukan;

Langkah pertama

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih induk yang tepat untuk semut rangrang. Bukan induk jantan maupun induk betina melainkan semut ratu yang bisa memberikan. Ratu menjadi kunci kesuksesan semut rangrang. Maka dari itu, pastikan bahwa Anda menemukan sarang yang sudah ada ratunya. Mencari sarang dengan syarat ini memang cukup sulit dibandingkan dengan sarang biasa. Sebab belum tentu sekali ambil, Anda bisa langsung mendapatkannya. Namun, jika sudah mendapatkannya, Anda bisa langsung membudidayakan semut ini.

Langkah kedua

Tempatkan sarang yang ada ratunya pada media yang bisa Anda pilih. Misalnya, toples seperti yang kami paparkan untuk membudidayakan kroto. Anda bisa memakai sapu lidi sebagai tempat untuk berjalannya para pekerja. Kemudian, di dalam toples tersebut juga harus Anda tempatkan pakan sehingga bisa menjadi habitat favorit mereka. Pakan yang bisa Anda pilih adalah kecoa mati, atau makanan lainnya. Anda pun bisa memakai jangkrik mati yang lebih mudah untuk ditemukan.

Perlu Anda ketahui kalau semut rangrang hidup secara berkoloni. Maka dari itu, dalam cara ternak semut rangrang ini, Anda bisa membuat lebih dari satu tempat tinggal untuk mereka. Jika Anda memakai toples, maka Anda tidak cukup hanya akan membutuhkan satu toples. Panennya bisa 20 hari untuk masing-masing koloni.

Media yang digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya

Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membudidayakan semut rangrang ini. Di antaranya adalah;

Pertama, toples

Sudah disebutkan di atas kalau Anda bisa menggunakan toples untuk membudidayakan semut rangrang. Kelebihan media ini adalah Anda bisa melihat dengan leluasa perkembangan semut, Anda juga bisa menggunakan toples bekas dengan biaya pembuatan media yang sangat kecil. Namun kekurangannya, koloni sangat lama dalam pengembangbiakannya, pelaksanaan panennya juga cukup sulit, dan juga memerlukan tempat yang luas. baca juga Rahasia Sukses Cara Budidaya Cabe Rawit.

Kedua, botol aqua

Bahan yang satu ini mudah didapatkan, sehingga biayanya sangat kecil. Kelemahannya adalah panennya cukup sulit karena koloni ini bersarang di luar media. Sementara hasil panennya Cuma bisa didapatkan 1 kali.

Ketiga, bambu

Anda juga bisa menggunakan bambu yang medianya sangat mudah didapatkan. Kekurangan metode ini adalah koloni yang lama berkembang biak dan beradaptasi. Tidak hanya itu, kroto yang dihasilkan juga kecil-kecil.

Itulah bisnis rumahan cara ternak semut rangrang yang bisa Anda lakukan dengan mudah berikut medianya yang bisa Anda pilih. Selamat mencoba.

Cara Ternak Semut Rangrang dan 3 Media yang Digunakan | author | 4.5