Cara Ternak Puyuh Baik Daging Maupun Telurnya Terbaru Juni 2016

Cara ternak puyuh dikatakan hanya menghabiskan dana yang sangat kecil dengan keuntungan yang sangat melimpah sebagai bisnis sampingan. Burung puyuh bisa diternak sesuai dengan keinginan Anda, apakah mau memanfaatkan hasil telurnya ataukah ingin mendapatkan dagingnya yang juga laku di pasaran. Kami akan mengulas lengkap semua caranya dalam artikel ini secara ringkas dan mudah dipahami. Silakan disimak.

 

Ini dia cara ternak puyuh petelur dengan hasil panen daging dan telur

cara ternak puyuh usaha peternakan daging dan telur puyuh

Pertama, syarat lokasi ternak

Berikut adalah syarat lokasi ternak yang harus Anda ketahui;

  1. Bebas dari wabah penyakit
  2. Bukan daerah rawan banjir
  3. Sirkulasi udaranya baik
  4. Strategis (jalur transportasi dan jual beli)
  5. Jauh dari pemukiman penduduk
  6. Jauh dari keramaian

 

Kedua, membuat kandang

Syarat kandang;

  1. Kelembaban kandang mencapai angka 30 % hingga 80 %
  2. Siang hari, pencahayaannya mencapai 25 hingga 45 watt
  3. Malam hari (musim penghujan) 40 hingga 60 watt
  4. Sinar matahari mudah masuk
  5. Suhu kandang sekitar 20 hingga 25 derajat celcius

 

Ketentuan ukuran kandang yang bisa diterapkan;

  1. Anak puyuh sebanyak 90 hingga 100 ekor per meter persegi
  2. Usia 10 hari hingga lepas masa anakan, 60 ekor per meter persegi
  3. Lepas masa anakan hingga bertelur, 40 ekor per meter persegi

 

Macam kandang yang ada dalam cara ternak puyuh adalah;

  1. Kandang induk pembibitan, kaitannya dengan produktivitas burung dalam menghasilkan telur
  2. Kandang induk petelur, ukurannya sama atau lebih besar dari pada kandang pertama
  3. Kandang anak puyuh starter atau kandang indukan (kandang untuk burung usia 1 – 21 hari)
  4. Kandang anak puyuh grower, usia burung 3 hingga 6 minggu
  5. Kandang anak puyuh layer, usia burung lebih dari 6 minggu

 

Untuk poin kelima dan keenam, kandangnya mirip dengan induk petelur dan alasnya adalah kawat ram.

 

Peralatan dalam kandang yang harus disiapkan;

  1. Tempat bertelur
  2. Tempat obat-obatan
  3. Tempat makan dan minum

 

Cara Ternak Puyuh Baik Daging Maupun Telurnya

Ketiga, menyiapkan bibit

Ketentuannya adalah;

  1. Diambil hasil telurnya, siapkan bibit puyuh betina dengan kondisi sehat
  2. Diambil hasil dagingnya, pilih puyuh afkiran dan puyuh jantan
  3. Diambil telur tetas (pembibitan), puyuh jantan yang siap membuahi dan betina yang sehat

 

Keempat, fase pemeliharaan

Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan dalam pemeliharaan, yakni;

  1. Pemberian pakan
  2. Sanitasi dan tindakan preventif, menjaga kebersihan kandang dan vaksinasi
  3. Kontrol terhadap penyakit
  4. Vaksinasi dan obat

 

Kelima, pemberian pakan

Pada dasarnya, fase ini masuk dalam fase pemeliharaan, yang perlu diperhatikan adalah;

Bentuk pakannya adalah sebagai berikut;

  1. Tepung
  2. Remah-remah
  3. Pallet

Ukuran pakan dan waktunya;

  1. Puyuh anakan, diberi makan 2 kali sehari (siang dan pagi hari)
  2. Puyuh remaja dan dewasa, diberi makan sehari sekali di pagi hari
  3. Bibit puyuh, minum secara terus menerus

 

Keenam, hasil panen

Ada dua hasil panen yang bisa didapatkan dalam cara beternak puyuh, yakni;

  1. Hasil utama sesuai dengan keinginan Anda, misalnya telur maka bisa dipanen tiap hari
  2. Hasil tambahan adalah daging, kotoran burung, afkiran hingga bulu dari burung puyuh.

Baca juga serial agribisnis lainnya tentang Cara Budidaya Ikan Discus. Siap untuk melakukan cara ternak burung puyuh di atas?

Cara Ternak Puyuh Baik Daging Maupun Telurnya | author | 4.5