Cara Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula Terbaru Juni 2016

Banyak yang mengeluhkan kegagalan saat melakukan cara budidaya jamur tiram. Hal ini wajar mengingat proses demi proses dalam pengembangbiakan jamur tiram memang harus dilakukan dengan baik dan detail. Namun, bukan keberhasilan namanya jika tidak pernah gagal. Jika awalnya Anda hanya bertindak sebagai pemula, maka jika terus ditekuni dengan kuat dan tahan banting, maka Anda akan menjadi profesional satu saat. Apalagi, di tengah maraknya petani jamur tiram di Indonesia serta kebutuhan jamur yang kian meningkat, pertanian jamur tiram tetap memiliki pasarnya sendiri. Dan tentu saja, Anda pun memiliki kans yang besar untuk mengembangkan usaha yang sama. Bagaimana caranya? Jangan takut, beranilah dan ikuti langkah mudahnya dalam artikel ini.

 

Ini dia cara budidaya jamur tiram untuk pemula yang sederhana dan mudah

Cara Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula

Berbekal dengan modal dan ketekunan, Anda bisa mengikuti langkah berikut untuk berhasil dalam menjalani pertanian jamur tiram ini.

Siapkan tempat budidaya jamur tiram

Langkah pertama, Anda perlu menyiapkan tempat untuk budidaya jamur tiram, yakni;

Rak jamur dan kumbung jamur, yakni ruangan khusus untuk mengatur temperatur panas dan dingin. Lihat juga: Cara Budidaya Belut

 

Membuat media tanam

Selanjutnya, Anda perlu membuat media tanam jamur tiram, caranya adalah sebagai berikut;

  1. Rendam serbuk gergaji yang kering dalam air bersih dan biarkan selama satu malam
  2. Tiriskan serbuk gergaji dengan mengepalnya tetapi tidak sampai pecah
  3. Campurkan kapur (kalsium karbonat) dan bekatul lalu aduk hingga rata, biarkan selama kurang lebih 5 hari.
  4. Tambahkan pupuk TSP ke dalam campuran tersebut dan biarkan selama kurang lebih 5 hari
  5. Tambahkan lagi gisp ke dalam campuran dan biarkan selama kurang lebih 5 hari.
  6. Masukkan media tanam yang telah selesai proses pengomposan ke dalam plastik tahan panas
  7. Isi ¾ bagian plastik dengan cara ditumbuk hingga media tanam terkesan utuh dalam plastik dan bisa diberdirikan (tidak berongga).
  8. Sisa plastik ¼ bagian ditekuk ke dalam dan diletakkan dengan posisi terbalik.

 

Sterilisasi media tanam

Selanjutnya, agar cara budidaya jamur tiram ini aman dari bakteri dan jamur, media tanam harus disterilisasi, prosesnya;

  1. Masukkan spatula yang akan digunakan untuk memasukkan bibit jamur ke dalam drum setelah dibungkus plastik.
  2. Isi drum dengan air hingga ¼ bagian
  3. Masukkan sarangan 1/3 bagian dari bawah drum
  4. Masukkan dan tata media tanam untuk proses sterilisasi
  5. Tutup drum agar media tidak menguap
  6. Panaskan drum dengan suhu sekitar 90 derajat selama kurang lebih 8 hingga 9 jam lamanya.
  7. Tiriskan media tanam selama 1 malam

 

Proses pembibitan

Selanjutnya, Anda bisa memasukkan bibit ke dalam media tanam yang telah disterilisasi, caranya;

  1. Gunakan sendok makan ambil bibit kurang lebih 3 sendok makan lalu taruh di bagian atas
  2. Ikatlah bibit dengan karet
  3. Tutup dengan kapas.

 

Agar hasil bisnis rumahan dari cara budidaya jamur tiram ini memuaskan, pastikan bahwa Anda memilih bibit yang memiliki varietas baik, warnanya merata, tidak terkontaminasi, dan umurnya sekitar 45 hingga 60 hari. Dan jangan lupa selama masa pemeliharaan, usahakan untuk membuka sedikit baglog yang sudah Anda buat tadi. Dan pastikan juga bahwa oksigen dapat berjalan lancar di lokasi yang Anda pilih.

Cara Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula | author | 4.5