Cara Budidaya Jahe Merah dalam Polybag Terbaru Juni 2016

Cara budidaya jahe merah semakin banyak dicari oleh masyarakat menyusul keuntungan dari hasil tani jahe merah yang sangat melimpah. Bahkan, ada yang bilang kalau usaha bertani jahe merah bisa membuat orangnya menjadi miliuner. Selain karena penanamannya mudah dan sesuai dengan iklim di Indonesia, harga jahe merah juga terbilang  mahal, berbeda dengan rimpang jahe lainnya. Khasiat jahe merah yang sudah terkenal baik untuk kesehatan menjadikan tanaman satu ini amat diperlukan oleh manusia di belahan bumi manapun. Anda tertarik untuk ikut menikmati hasil tani jahe merah? Silakan simak cara tanam jahe merah dalam artikel ini.

 

Ini dia cara budidaya jahe merah dalam polybag yang simpel tapi menguntungkan

Cara Budidaya Jahe Merah dalam Polybag

Mengapa harus polybag?

Penanaman Jahe Merah menggunakan polybag terbilang lebih simpel dibanding harus menggunakan media tanam ladang. Selain itu, lama panen dengan polybag juga lebih cepat yakni hanya membutuhkan waktu 8 hingga 10 bulan saja. Sementara itu, jika ditanam di ladang atau tanah lapang, maka dibutuhkan lebih dari 1 tahun lamanya untuk memanen hasilnya.

 

Pembibitan

Tahap pertama adalah pembibitan, Anda harus memilih bibit dengan kualitas baik, syaratnya;

  1. Umur lebih dari 10 bulan
  2. Warnanya cerah
  3. Kontur atau tekstur mulus tidak ada lecet
  4. Ukurannya besar

 

Jemur bibit yang sudah Anda pilih dengan kriteria di atas sampai kering, baru setelah itu dibiarkan atau disimpan dalam suhu ruangan selama kurang lebih 1 hingga 1,5 bulan. Lalu ikuti cara budidaya jahe merah selanjutnya.

Ambil rimpang jahe yang sudah disimpan kemudian potong menggunakan tangan hingga didapatkan rimpang dengan 3 sampai 5 mata tunas. Kemudian, jemur potongan rimpang jahe selama 1 hari. Masukkan potongan yang sudah dijemur ke dalam karung goni atau wadah yang berlubang dan celupkan ke dalam zat pengatur tumbuh dan fungisida selama 1 hingga 2 menit. Keringkan lagi.

 

Persiapan lahan dan penyemaian bibit

Siapkan lahan bedengan yang sudah bebas gulma dengan kontur tanah yang rata dan cukup halus. Beri abu atau gergajian dengan ketebalan 5 hingga 10 cm lanjutkan dengan lapisan tanah dan pasir halus setebal 5 cm dan taruh bibit di atasnya. Lapisi lagi dengan ladu. Agar aman, Anda bisa membuat penutup dari bambu dan plastik. Tunggu 3 hingga 5 minggu sampai bibit siap ditanam di polybag.

 

Buat media tanam

Dalam cara budidaya jahe merah selanjutnya, Anda bisa membuat media tanam dengan campuran di bawah ini;

  1. Sekam bakar/abu
  2. Tanah
  3. Dolomit
  4. Stater mikroba atau MOL
  5. NPK 1%
  6. Pasir halus dan pupuk kandang

Campur semua media di atas setiap pagi kemudian tutup dengan plastik setelah tercampur. Lakukan berulang hingga 7 atau 15 hari.

 

Penanaman

Masukkan media tanam dalam polybag dan masukkan pula bibit yang sudah siap dipindahkan. Caranya adalah dengan mencongkel agar tidak patah. Tata rapi masing-masing polybag yang sudah diisi agar perawatannya mudah.

 

Perawatan

Tahapan di bawah ini bisa jadi trik perawatan sederhana;

  1. Siram setiap 2 hingga 3 minggu
  2. Semprot fungisida saat ada hama
  3. Tambahkan media tanam 10 cm saat usianya sudah 25 hari
  4. Jangan lupa bersihkan gulma secara rutin agar pertumbuhannya baik.
  5. Panen bisa dilakukan setelah 9 hingga 10 bulan

Demikian informasi bisnis rumahan tentang cara budidaya jahe merah. Simak juga panduan lengkap dan cara budidaya cacing sutra yang menguntungkan. Semoga bermanfaat.

Cara Budidaya Jahe Merah dalam Polybag | author | 4.5