Cara Budidaya Cacing Tanah Agar Sukses Terbaru Juni 2016

Cara budidaya cacing tanah ini merupakan kelanjutan dari cara ternak cacing sutra yang dalam kesempatan sebelumnya telah kami paparkan. Baik cacing tanah maupun cacing sutra, keduanya memiliki pangsa pasarnya sendiri. Artinya, cacing tanah dan cacing sutra ini memiliki keuntungan sendiri-sendiri ketika dikembangbiakkan. Maka tidak heran jika info peluang bisnis tentang cara ternak cacing tanah juga banyak dicari oleh masyarakat. Jika Anda salah satunya, kami akan menyajikan langkahnya secara mudah dan tidak ribet. Silakan simak.

 

Cara budidaya cacing tanah yang sederhana dan cara beternak menguntungkan

Cara Budidaya Cacing Tanah Agar Sukses

Langkah pertama, pembuatan kotak

Langkah awal yang harus Anda lalui adalah dengan mempersiapkan lokasi untuk budidaya, misalnya kotak pemeliharaan. Soal ukuran, Anda bisa menyesuaikan dengan jumlah cacing tanah yang akan diternak atau dihasilkan. Tiga bahan yang bisa Anda pilih untuk kotak pemeliharaan ini adalah;

  1. Kaca
  2. Kayu
  3. Plastik

 

Langkah kedua, pembuatan lahan dan habitat

Untuk membuat lokasi tumbuh kembang cacing tanah, Anda bisa mengikuti langkah di bawah ini;

  1. Campurkan pupuk kompos, limbah pertanian, dengan limbah pasar dan masukkan hingga ketebalannya mencapai 15 cm.
  2. Masukkan air, kemudian aduk hingga rata (pastikan tingkat kegemburannya)
  3. Biarkan selama 4 minggu agar terjadi fermentasi
  4. Campurkan kotoran hewan 30 % dan media hidup 70 %
  5. Kapur 1 % untuk menambah kenetralan derajat keasaman atau pH (ideal 6 – 7,2)
  6. Pastikan tingkat kelembaban 15 hingga 30 % dan suhunya adalah 15 hingga 25 derajat Celcius
  7. Masukkan cacing tanah (beratnya seperti media hidup yang dimasukkan)
  8. Lapisi permukaan media dengan plastik atau karung, atau bahan lainnya agar tidak kering

Langkah ketiga, makanan untuk cacing tanah

Agar cara budidaya cacing tanah ini bisa berkembang pesat, Anda bisa menyiapkan pakan untuk cacing tanah, di antaranya;

  1. Kotoran kambing
  2. Kotoran ayam
  3. Kotoran sapi, dll

Ukurannya sama dengan berat cacing tanah yang dimasukkan. Dan pastikan bahwa pakan di atas dijadikan bubuk atau bubur terlebih dulu sebelum dimasukkan ke kotak pemeliharaan.

 

Langkah keempat, menghindari hama

Anda perlu melakukan tindakan antisipasi dengan cara menyiapkan kawat kasa sebagai penutup lubang tempat atau kotak pemeliharaan. Ini akan melindungi cacing dari semut, lipan, lalat, kumbang, burung, atau hama lain yang bisa merusak hasil ternak Anda. Selain itu, kawat kasa juga memiliki peran sebagai tempat sirkulasi udara.

 

Langkah kelima, panen

Pemanenan dilakukan setelah 2,5 bulan sampai 3 bulan lamanya. Tandanya adalah saat Anda melihat banyak telur cacing dan kotoran cacing. Panen bisa dilakukan dengan cara di bawah ini;

  1. Menggunakan sumber cahaya untuk memancing cacing ke atas atau permukaan
  2. Membalik media hidup dan mengambil cacing
  3. Pemisahan cacing dewasa dan telur cacing perlu dilakukan
  4. Telur cacing ditaruh di media hidup agar menetas lagi selema kurang lebih 2 hingga 3 minggu.

Bisnis rumahan Cara budidaya cacing ini selain akan menghasilkan cacing yang siap jual juga bisa menghasilkan kascing atau kotoran cacing yang pada kelanjutannya bisa dijadikan pupuk organik.

Cara Budidaya Cacing Tanah Agar Sukses | author | 4.5